Skip to content
kaltengone

kaltengone

Aktual, Terpercaya dan Menginspirasi

569be925-9954-482d-b610-d6688705a810
Primary Menu
  • Eksekutif
    • Pemprov Kalteng
    • Kota Palangka Raya
    • Kabupaten Barito Selatan
    • Kabupaten Barito Timur
    • Kabupaten Barito Utara
    • Kabupaten Gunung Mas
    • Kabupaten Kapuas
    • Kabupaten Katingan
    • Kabupaten Kotawaringin Barat
    • Kabupaten Kotawaringin Timur
    • Kabupaten Lamandau
    • Kabupaten Murung Raya
    • Kabupaten Pulang Pisau
    • Kabupaten Seruyan
    • Kabupaten Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Teknologi

Intensifkan Patroli Udara dan Darat, BPB-PK Kalteng Antisipasi Ancaman Karhutla

Admin 22 Juli 2026
22072026032524_0

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib. (Foto : Ist)

Palangka Raya, kaltengone.id/ – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mengintensifkan patroli udara dan patroli darat sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah meluasnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (22/07/2025).

Berdasarkan data harian Pos Komando Penanganan Darurat Bencana (Posko PDB) Karhutla BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah per Selasa (21/7/2026) pukul 18.00 WIB, terpantau 117 hotspot yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Pada periode yang sama juga tercatat 30 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 27,09 hektare.

Kabupaten Kapuas menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 22 titik, disusul Lamandau 21 titik, Pulang Pisau 17 titik, Sukamara 15 titik, Kotawaringin Timur 10 titik, Barito Selatan 8 titik, Gunung Mas 6 titik, Kotawaringin Barat, Seruyan, dan Kota Palangka Raya masing-masing 5 titik, Barito Utara 2 titik, serta Katingan 1 titik. Sementara itu, Kabupaten Murung Raya dan Barito Timur tidak terpantau adanya hotspot.

Dari sisi kejadian karhutla, Kota Palangka Raya mencatat kasus terbanyak dengan 12 kejadian dan luas lahan terbakar mencapai 7,09 hektare. Selanjutnya Kotawaringin Timur tercatat 4 kejadian seluas 5,25 hektare, Barito Selatan 3 kejadian seluas 7,03 hektare, Murung Raya 3 kejadian seluas 1,26 hektare, sedangkan Kotawaringin Barat, Seruyan, dan Sukamara masing-masing mengalami 2 kejadian. Barito Utara dan Lamandau masing-masing tercatat 1 kejadian.

Untuk mendukung upaya pengendalian karhutla, BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah mengerahkan empat unit helikopter untuk melaksanakan patroli udara di wilayah rawan kebakaran. Selain itu, sebanyak 238 personel gabungan yang terdiri dari BPB-PK, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD kabupaten/kota, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur terkait lainnya diterjunkan dalam patroli darat serta penanganan di lapangan.

Baca Juga :  Dinas TPHP Kalteng Terima Kunjungan Lapangan Mahasiswa UMPR untuk Pembelajaran Pemuliaan Tanaman

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib mengatakan patroli terpadu terus diperkuat sebagai upaya deteksi dini untuk menekan potensi meluasnya kebakaran selama musim kemarau.

“Patroli terpadu kami lakukan setiap hari untuk memantau wilayah-wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran. Begitu ditemukan hotspot atau indikasi titik api, tim di lapangan langsung melakukan pengecekan dan penanganan agar api tidak meluas,” kata Ahmad Toyib.

Menurut dia, kecepatan respons di lapangan menjadi faktor penting dalam pengendalian karhutla. Semakin cepat titik api ditemukan, semakin besar peluang kebakaran dapat dipadamkan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Ahmad Toyib juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan yang rawan terbakar.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam pencegahan karhutla. Apabila menemukan titik api maupun kepulan asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti. Pencegahan tetap menjadi langkah yang paling efektif dalam menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kabupaten dan kota, relawan, serta masyarakat untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Melalui sinergi seluruh pihak, diharapkan potensi kebakaran dapat ditekan sehingga dampak kabut asap selama musim kemarau 2026 dapat diminimalkan. (Red/Sumber : BPB-PK Kalteng)

Post navigation

Previous: Melalui Workshop Kemitraan, Pemprov Kalteng Dorong Program CSR Bank Kalteng Selaras Dengan Prioritas Pembangunan Daerah
Next: Upacara Peringatan HAN, Sekda Kalteng Tekankan Perlindungan Anak sebagai Tanggung Jawab Bersama

Berita Lainnya

761168470_1588489322812313_7737438715415051147_n

Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing

Admin 31 Juli 2026
30072026030802_1

Pemprov Kalteng Gelar Rapat Pematangan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Admin 30 Juli 2026
get (56)

Temui Demonstran, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya PLN Berikan Kepastian ke Masyarakat Terkait Pemulihan Pasokan Listrik

Admin 30 Juli 2026
bfeee944-33dc-407c-a52d-4e17dac85fd6

Trending News

Simpan 16 Paket Sabu dan Uang Rp5 Juta, Pria di Sabangau Diciduk Satresnarkoba 22197de1-c37c-4126-a4a2-f0e401517139 1

Simpan 16 Paket Sabu dan Uang Rp5 Juta, Pria di Sabangau Diciduk Satresnarkoba

23 Oktober 2026
Kado HUT RI dari Bea Cukai Palangka Raya: 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal IMG-20260823-WA0109 2

Kado HUT RI dari Bea Cukai Palangka Raya: 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal

23 Agustus 2026
Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Gunungkidul 1000725508_11zon-1024x768 3

Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Gunungkidul

5 Agustus 2026
Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing 761168470_1588489322812313_7737438715415051147_n 4

Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing

31 Juli 2026
Pemprov Kalteng Gelar Rapat Pematangan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 30072026030802_1 5

Pemprov Kalteng Gelar Rapat Pematangan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

30 Juli 2026

Berita Lainnya

22197de1-c37c-4126-a4a2-f0e401517139

Simpan 16 Paket Sabu dan Uang Rp5 Juta, Pria di Sabangau Diciduk Satresnarkoba

Redaksi 23 Oktober 2026
IMG-20260823-WA0109

Kado HUT RI dari Bea Cukai Palangka Raya: 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal

Admin 23 Agustus 2026
1000725508_11zon-1024x768

Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Gunungkidul

Admin 5 Agustus 2026
761168470_1588489322812313_7737438715415051147_n

Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing

Admin 31 Juli 2026
  • REDAKSI
  • STANDARD PERLINDUNGAN PROFESI WARTAWAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • KEBIJAKAN PRIVASI
| MoreNews by AF themes.