Skip to content
kaltengone

kaltengone

Aktual, Terpercaya dan Menginspirasi

569be925-9954-482d-b610-d6688705a810
Primary Menu
  • Eksekutif
    • Pemprov Kalteng
    • Kota Palangka Raya
    • Kabupaten Barito Selatan
    • Kabupaten Barito Timur
    • Kabupaten Barito Utara
    • Kabupaten Gunung Mas
    • Kabupaten Kapuas
    • Kabupaten Katingan
    • Kabupaten Kotawaringin Barat
    • Kabupaten Kotawaringin Timur
    • Kabupaten Lamandau
    • Kabupaten Murung Raya
    • Kabupaten Pulang Pisau
    • Kabupaten Seruyan
    • Kabupaten Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Teknologi

Dinas TPHP Kalteng Terima Kunjungan Lapangan Mahasiswa UMPR untuk Pembelajaran Pemuliaan Tanaman

Admin 7 Juni 2026
07062026113040_0

Mahasiswa UMPR ikuti pembelajaran pemuliaan tanaman di Laboratorium Kultur Jaringan, UPT. BPPB TPH (Jumat,5/6/2026). (foto : Ist)

Palangka Raya, kaltengone.id/ – Sebanyak 30 orang mahasiswa Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) melaksanakan kunjungan lapangan ke salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang didampingi oleh dua orang dosen pengampu Mata Kuliah Pemuliaan Tanaman ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai proses pemuliaan tanaman, produksi benih, serta penerapan teknologi kultur jaringan dalam pengembangan tanaman pangan dan hortikultura.

Selama kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan tentang proses produksi benih tanaman hortikultura, teknik seleksi dalam pemuliaan tanaman, serta berbagai upaya yang dilakukan dalam menjaga mutu dan ketersediaan benih unggul di UPT Balai Pengembangan Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura (BPPBTPH) Kalimantan Tengah, Jl. Tjilik Riwut km 3, Palangka Raya.

Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis BPPBTPH, Isnawati, beserta jajaran tenaga teknis.

Dalam sambutannya, Isnawati menyampaikan bahwa kunjungan lapangan merupakan sarana penting untuk memperkuat keterkaitan antara teori yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah dengan praktik yang diterapkan di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat memperoleh gambaran nyata mengenai proses pengembangan benih dan bibit unggul, termasuk pemanfaatan teknologi yang mendukung peningkatan kualitas produksi pertanian. Pengalaman lapangan seperti ini sangat penting untuk membentuk sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pembangunan pertanian di masa depan,” ujar Isnawati.

Kepala Seksi Perbanyakan Benih Hortikultura, Goalter Zoko dalam paparannya menjelaskan bahwa teknologi kultur jaringan merupakan salah satu metode perbanyakan tanaman yang sangat penting dalam mendukung hasil-hasil pemuliaan tanaman.

“Setelah suatu varietas unggul berhasil dihasilkan melalui proses pemuliaan, diperlukan teknologi yang mampu memperbanyak bibit dalam jumlah besar, seragam, dan berkualitas dalam waktu relatif singkat. Kultur jaringan menjadi salah satu solusi dalam mempercepat perbanyakan hasil pemuliaan tanaman sehingga varietas unggul dapat lebih cepat tersedia dan dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pelaku usaha pertanian. Teknologi ini sangat mendukung upaya peningkatan produksi dan produktivitas pertanian yang pada akhirnya berkontribusi terhadap percepatan swasembada pangan,” papar Goalter Zoko.

Ia menambahkan bahwa metode kultur jaringan telah banyak diterapkan pada berbagai komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan kebutuhan bibit yang besar.

Beberapa di antaranya adalah tanaman pisang, anggrek, dan nanas. Melalui teknik kultur jaringan, bibit tanaman dapat diproduksi secara masal dengan mutu yang seragam, sehat, serta memiliki tingkat keberhasilan tumbuh yang lebih baik dibandingkan metode perbanyakan konvensional.

“Selain menghasilkan bibit dalam jumlah besar, kultur jaringan juga berperan dalam menjaga kemurnian varietas unggul dan mendukung penyediaan bahan tanam yang berkualitas. Oleh karena itu, teknologi ini menjadi salah satu komponen penting dalam pembangunan sektor hortikultura modern dan penguatan ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Baca Juga :  Sukses Digelar, Huma Betang Night Meriahkan HUT Ke-24 Kabupaten Pulpis

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah peninjauan Laboratorium Kultur Jaringan.

Pada kesempatan ini, tenaga teknis laboratorium sekaligus Pengawas Benih Tanaman, Anik Sumiani menjelaskan berbagai tahapan perbanyakan tanaman secara in vitro, mulai dari persiapan media tanam, sterilisasi bahan tanaman (eksplan), proses inokulasi, multiplikasi tunas, hingga pembentukan bibit yang siap memasuki tahap aklimatisasi.

“Teknik kultur jaringan memungkinkan perbanyakan tanaman dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat dengan kualitas yang seragam. Teknologi ini juga sangat bermanfaat untuk memperbanyak tanaman unggul dan menjaga kemurnian genetik tanaman yang dikembangkan,” jelasnya.

Setelah mengunjungi laboratorium, mahasiswa diajak meninjau screen house aklimatisasi, yaitu fasilitas yang digunakan untuk menempatkan bibit hasil kultur jaringan sebelum ditanam di lapangan.

Pada tahap ini, bibit yang sebelumnya tumbuh dalam kondisi lingkungan laboratorium yang steril dan terkendali menjalani proses adaptasi terhadap kondisi lingkungan luar.

Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai pentingnya proses aklimatisasi sebagai tahapan kritis dalam keberhasilan perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan.

Di screen house tersebut, bibit secara bertahap dikenalkan dengan perubahan suhu, kelembapan, intensitas cahaya, serta kondisi lingkungan alami sehingga mampu tumbuh dan berkembang secara optimal ketika dipindahkan ke lahan budidaya. Kegiatan kunjungan berlangsung interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan tanya jawab terkait teknologi kultur jaringan, tahapan aklimatisasi, produksi benih, serta peluang pengembangan inovasi pertanian modern.

Mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menggali informasi dan pengalaman langsung dari para praktisi yang terlibat dalam pengelolaan perbenihan dan perbanyakan tanaman.

Dosen pengampu mata kuliah Pemuliaan Tanaman Fapertahut UMPR, Nurul Hidayati dan Utin Winarni menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan lapangan merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memperkaya wawasan mahasiswa terhadap penerapan ilmu pemuliaan tanaman di dunia kerja.

Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung penerapan teknologi yang mendukung kegiatan pemuliaan tanaman, mulai dari produksi benih hingga kultur jaringan dan aklimatisasi bibit.

“Pengalaman seperti ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi akademik sekaligus keterampilan praktis mahasiswa,” ujar Nurul Hidayati.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya berharap dapat terus memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga teknis di bidang pertanian guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berdaya saing. (Red/Sumber : TPHP Kalteng)

Post navigation

Previous: Bupati H. Shalahuddin Saksi Nikah Putra Asisten I Setda Barito Utara
Next: Gubernur Kalteng Tinjau Aksi Korvei di Kawasan Pasar Kahayan Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Berita Lainnya

761168470_1588489322812313_7737438715415051147_n

Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing

Admin 31 Juli 2026
30072026030802_1

Pemprov Kalteng Gelar Rapat Pematangan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Admin 30 Juli 2026
get (56)

Temui Demonstran, Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya PLN Berikan Kepastian ke Masyarakat Terkait Pemulihan Pasokan Listrik

Admin 30 Juli 2026
bfeee944-33dc-407c-a52d-4e17dac85fd6

Trending News

Simpan 16 Paket Sabu dan Uang Rp5 Juta, Pria di Sabangau Diciduk Satresnarkoba 22197de1-c37c-4126-a4a2-f0e401517139 1

Simpan 16 Paket Sabu dan Uang Rp5 Juta, Pria di Sabangau Diciduk Satresnarkoba

23 Oktober 2026
Kado HUT RI dari Bea Cukai Palangka Raya: 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal IMG-20260823-WA0109 2

Kado HUT RI dari Bea Cukai Palangka Raya: 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal

23 Agustus 2026
Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Gunungkidul 1000725508_11zon-1024x768 3

Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Gunungkidul

5 Agustus 2026
Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing 761168470_1588489322812313_7737438715415051147_n 4

Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing

31 Juli 2026
Pemprov Kalteng Gelar Rapat Pematangan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 30072026030802_1 5

Pemprov Kalteng Gelar Rapat Pematangan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

30 Juli 2026

Berita Lainnya

22197de1-c37c-4126-a4a2-f0e401517139

Simpan 16 Paket Sabu dan Uang Rp5 Juta, Pria di Sabangau Diciduk Satresnarkoba

Redaksi 23 Oktober 2026
IMG-20260823-WA0109

Kado HUT RI dari Bea Cukai Palangka Raya: 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal

Admin 23 Agustus 2026
1000725508_11zon-1024x768

Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Gunungkidul

Admin 5 Agustus 2026
761168470_1588489322812313_7737438715415051147_n

Gubernur Kalteng Tegaskan Kepala Daerah Harus Responsif Sikapi Ancaman Karhutla di Wilayahnya Masing-masing

Admin 31 Juli 2026
  • REDAKSI
  • STANDARD PERLINDUNGAN PROFESI WARTAWAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • KEBIJAKAN PRIVASI
| MoreNews by AF themes.